SLEMAN, Sinarpagi.id, – Pekerjaan peningkatan Jalan Ruas Kenaran-Losari di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kini memasuki tahap akhir. Berdasarkan hasil evaluasi, progres pekerjaan tersebut telah mencapai sekitar 98,8 persen dan menyisakan pekerjaan marka jalan serta rambu-rambu lalu lintas.
Purwandi, pelaksana pekerjaan dari CV Megah Konstruksi yang bertanggung jawab terhadap pekerjaan peningkatan Jalan Ruas Kenaran-Losari, mengatakan pekerjaan fisik jalan pada prinsipnya telah hampir selesai.
“Peningkatan Jalan Ruas Kenaran-Losari tinggal pembuatan marka jalan dan rambu-rambu. Untuk rambu-rambu masih menunggu rekomendasi dari Dinas Perhubungan (Dishub),” jelas Purwandi saat ditemui di lokasi pekerjaan, Rabu (30/9/2026).
Ia menerangkan, jalan yang diperbaiki memiliki panjang sekitar 1,475 kilometer, dengan lebar badan jalan 5 meter. Sementara bahu jalan di sisi kanan dan kiri menggunakan konstruksi cor dengan lebar masing-masing sekitar 1 meter.
Dalam pekerjaan tersebut juga terdapat pembangunan atau penanganan pada empat titik gorong-gorong serta pengecatan kloning.
Purwandi menjelaskan, pelaksanaan pekerjaan dimulai pada 29 Juni 2026 dan ditargetkan selesai pada 26 Oktober 2026, dengan masa pelaksanaan selama 120 hari kalender.
Adapun nilai kontrak pekerjaan tersebut disebut mencapai sekitar Rp3.832.029.000, dengan sumber anggaran dari pemerintah daerah.
Untuk konstruksi perkerasan jalan, lanjut Purwandi, material yang digunakan antara lain aspal AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) serta Lapis Pondasi Agregat (LPA) Kelas A.
“Untuk lapisan aspal menggunakan AC-WC, sedangkan lapis pondasinya menggunakan LPA Kelas A,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Suparman, S.T., M.T., membenarkan bahwa pekerjaan peningkatan Jalan Ruas Kenaran-Losari telah memasuki tahap akhir.
Saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (1/10/2026), Suparman mengatakan berdasarkan hasil evaluasi, progres pekerjaan telah mencapai 98,8 persen.
“Progres peningkatan Jalan Ruas Kenaran-Losari setelah dilakukan evaluasi mencapai 98,8 persen. Tinggal pembuatan marka jalan,” jelas Suparman.
Menurutnya, anggaran untuk pekerjaan peningkatan jalan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dengan progres yang telah mendekati 100 persen, pekerjaan selanjutnya akan difokuskan pada penyelesaian marka jalan serta kelengkapan rambu-rambu lalu lintas sebelum pekerjaan dinyatakan selesai sesuai ketentuan kontrak.(Red Jogya)












